Rujukan.
Urfa Qurrota Ainy - Mendengar Nyanyian Sunyi - 2017 - Bogor : CV. IDS
Sedikit tragis, hal pertama yang saya tulis setelah sekian lama gak ngeblog adalah tentang kegagalan saya memilih template. Template merupakan gaya, latar atau background blog. Template ini biasanya sudah tersedia instan di tempat dimana km menulis blog, tp biasanya terbatas. Nah, untuk yang tidak terbatas km bisa mendownloadnya melalui google atau km bisa menyesuaikan sendiri.
Disini saya ingin bercerita kalau hari ini saya zonk dalam memilih template. Jadi hari ini saya berniat untuk memperbaiki tampilan blog agar berbeda dan (mau saya) disesuaikan sama usia, kalau kemarin cute-cute gimana gitu sekarang pingin yang sedikit lebih dewasa. Oleh karena itu, saya searching template di google sampai saya menemukan template yang saya rasa "pas". Selanjutnya, saya download deh tuh template lalu di teraplan di blog. Bayangan saya, blog saya bakal cantik, tinggal poles dikit dan di tambahi gadget yang seauai template pasti akan terlihat manis. Eh, saya salah (T.T), blog saya jadi terlihat kacau. Banyak tulisan yang tidak pada tempatnya, saat di scroll ke atas dan ke bawah banyak tulisan yang ikut, sehingga tulisannya jadi numpuk.
Karena saya bingung dengan templatenya yang gak bisa di apa*in, finally saya mengembalikan template ke tema sebelumnya (yang tadinya sudah saya download). Done. Saya kira permasalahan selesai, ternyata template yang saya terapkan tadi meninggalkan gadget-gadget gak jelas di blog saya dan parahnya mereka tidak bisa dihapus. Nyesekk kan... akhirnya saya hanya bisa mengganti template instan yang ada di blogger yang tidak menampakkan gadget supaya gadget yang gak jelas itu ikut-ikutan muncul lagi. *tear*
Itu adalah cerita singkat saya mengenai template blog. Saya harap teman-teman berhati-hati dalam mendownload template blog dan menerapkannya.
Untuk template blog saya bagaimana? Gak usah kawatir, saya pakai template instan dulu. Nanti kalau ada waktu dan kesempatan, saya bakal ganti template dan menghapus habis gadget gak jelas yang ada di blog saya. ^^. Ok, terima kasih sudah membaca. Enjoy in here..
Kepada waktu yang enggan kembali
Kepada kisah yang terlanjur pergi
Aku menatap waktu sembari tersenyum
Mengulur sapa pada rindu yang tak lagi terbalas
Bersabarlah hati...
Bahkan bianglala tak selamanya di bawah
Ia terus berputar berkeliling dan mencari
Siapa gerangan seperti apakah gerangan
Akankah sama ataukah berbeda
Hanya bahagia yang terdamba disana
Ah dinda tak peduli
Dinda hanya perlu tersenyum...
Kalaupun alang ku alihkan
Semak ku pangkas kebas
Ombak ku hempas
Laut ku belah berarah
Siapa peduli?
Kalaupun bintang ku ganti kerlipnya
Bulan ku hapus sinarnya
Bumi ku hilangkan dari bima sakti
Pun awan yang hilang kutiup
Siapa peduli?
Pergi
Pergilah yang jauh
Terbang
Terbanglah yang tinggi
Biarkan aku
Memeluk batu hitam lamunku
Dengan batin deraikan hujan
Memetik irama jiwa dayu
Malang, 17 Maret 2016
Hari pertama ditahun 2021 adalah hari mendung. Langit pagi yang tak cerah membuatku gamang, apakah tahun ini akan berbeda ataukah tahun ini ...